Kemanan Jaringan

October 28, 2009 at 4:48 pm (Tugas) ()

Definisi Keamanan Jaringan adalah menjaga agar resource digunakan sebagaimana mestinya oleh pemakai yang berhak. Keamanan jaringan komputer sendiri sering dipandang sebagai hasil dari beberapa faktor. Faktor ini bervariasi tergantung pada bahan dasar, tetapi secara normal setidaknya beberapa hal dibawah ini diikutsertakan :

  • Confidentiality (kerahasiaan).
  • Integrity (integritas).
  • Availability (ketersediaan).


Keamanan Jaringan juga memiliki Faktor-faktor yang membuat suatu jaringan beresiko untuk kehilangan data. Beberapa faktor Penyebab Resiko Dalam Jaringan Komputer adalah sebagai berikut :

  • Kelemahan manusia (human error)
  • Kelemahan perangkat keras komputerai ber
  • Kelemahan sistem operasi jaringan
  • Kelemahan sistem jaringan komunikasi

Ancaman Jaringan Komputer

  • FISIK
  • Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
  • Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
  • Wiretapping
  • Bencana alam
  • LOGIK
  • Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
  • Virus
  • Sniffing

Salah satu ancaman keamanan jaringan adalah Hacker. Istilah Hacker Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebutmerupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘kracker’ dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang kracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.
Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas hacking.

Kesimpulan yang didapat dari perbedaan seorang hacker dan kraker adalah :

Hacker

  • Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang dilakukannya.
  • Hacker tidak merusak sistem

Craker

  • Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam maksud jahat
  • Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)

Istilah-istilah pada hacker :

  • Mundane : tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.
  • lamer (Script kiddies) : mencoba script-script yang pernah di buat oleh aktivis hacking, tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.
  • wannabe : paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah ; HACK IS MY RELIGION
  • larva (Newbie) : hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
  • hacker : aktivitas hacking sebagai profesi.
  • wizard : hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.
  • guru master of the master hacker : lebih mengarah ke penciptaan “tools tools hacker” yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang aktivitas hacking, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum.

Referensi :

http://www.kaskus.us

http://blog.re.or.id/

1 Comment

  1. yuni said,

    bagus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: